Sebelum saya mempersembahkan sebuah Posting, saya punya satu permintaan, yaitu saya ingin menyanyikan satu lagu untuk saya sendiri. Bukan untuk anda yang membaca posting tersebut! OK! Here We Go!
This is a song
For the ladies
….
….(anggap aja lagi nyanyi, abisnya gak hapal saya. Langsung ke Reff-nya aja deh…)
I’m Gonna (tiiiittt)You….
Softly…
I’m .....
Udahan, ah! Lagunya kayak lagu porno. Langsung aja ke posting!
Kali ini saya akan mencoba sesuatu yang beda dari biasanya, mungkin saya blogger pertama di Indonesia yang melakukan hal ini.
Kali ini saya akan membandingkan 2 film, yang berbeda tentunya. Saya selalu memikirkan tentang 2 film ini. Saat di sekolah, nonton TV, bahkan di WC. Mungkin ada yang pernah nonton film Aeon Flux dan Ultra Violet. Jika pernah, anda ingat lagi alur cerita kedua film tersebut.
Saya merasa banyak kesamaan dalam 2 film tersebut, sehingga saya merasa ketika menonton Ultra Violet seperti menonton Aeon Flux, begitu pula sebaliknya. Kesamaan yang saya rasakan adalah sebagai berikut :
1. Film Aeon Flux dan Ultra Violet sama-sama diadaptasi dari sebuah komik.
2. Pemeran utamanya sama-sama cewek ( cantik pula).
3. Genre-Nya sama-sama Action.
4. Sama-sama bertema kepahlawanan atau heroik.
5. Kayaknya wajar-wajar aja, ya ! kalo kesamaannya Cuma sebatas itu doank… tapi yangs selanjutnya pasti udah gak wajar lagi…( yakinlah sumpah…!!)
6. Setting filmnya sama-sama Futuristik ( kalo gak tau artinya, ini lho, artinya lebih melihat bumi di masa depan atau bayangan bumi di masa depan. Masa’ ada HP instan dari kertas yang dibeli di mesin yang kayak mesin Coca-cola. Terus, abis dipake sekali, langsung dibuang. Takut dilacak katanya ( hebat beneh ngeB-nya). Terus ada obat pesan yang kalo diminum, kita bisa dengar dan liat pesan yang disampaikan sama si pengirim pesan ( ndik guna lagi SMS kalo gitu).
7. Judul filmnya sama dengan nama sang tokoh utama. Kayak Aeon Flux, tokoh utamanya Aeon Flux jua namanya. Ultra Violet, tokoh utamanya Ultra Violet jua namanya.
8. Aeon dan Violet sama-sama anggota terbaik dari organisasi mereka masing-masing (organisasinya sama-sama organisasi pemberontak lagi), Yang diperintahkan untuk membunuh seseorang yang penting saat itu. Eh, udah ada kesempatan untuk ngebunuh tu orang, malah berubah pikiran untuk melindungi tu orang. Sampe yang tadinya selalu patuh terhadap perintah organisasi malah melawan organisasinya segala. Apalagi keduanya beralasan bahwa mereka merasa ada yang janggal dengan tugas itu, seakan-akan sudah diatur oleh pihak musuh.
9. Baik Aeon atau pun Violet, sama-sama jago bertarung dengan musuh-musuhnya. Ndik ada yang bisa nandingi kemampuan Aeon atau pun Violet ( saking hebatnya bahkan bos besarnya pun bisa dikalahkan dengan mudah).
10. Ceritanya yang sama-sama terlalu berlebihan membuat orang kadang bingung dan tidak begitu paham alur ceritanya. Sehingga untuk lebih paham ceritanya, kita harus menontonnya lebih dari 1 kali.
11. Yang terakhir, yaitu persamaan yang paling saya sukai. Aeon dan Violet yang diperankan oleh 2 cewek cantik, yaitu Charlize Theron dan Milla Jovovich sama-sama tampil sangat modis dengan kostum yang keren sangat. Aeon dengan kostum hitam dan desain hero-futuristik serta senjatanya berupa hand gun, kemudian Violet dengan kostum jaket kulit dan long pants ketat yang warnanya bisa berubah kapan pun ia mau dan senjatanya berupa pedang. Hair Style-nya pun saya suka ( apalagi hair style-nya Charlize Theron. Mantap!!). Terutama bentuk tubuh mereka berdua hampir sama.
Jadi, bagi anda yang pengen nonton Aeon Flux & Ultra Violet, anda juga pasti akan merasakan persamaan yang saya rasakan pada saat menonton kedua film tersebut. Kalo tidak, ya tidak apa-apa. Dan yang tidak setuju dengan pemikiran saya, ada syair untuk anda. Seperti katanya Satanus di film Tenacious D :
Fuck!!!
Fuck!!!
Fuuuccckkkk………
Yes You are Fuck
Shit out of luck
Now I’m complete and my cock you will sucks
This fuck is my mind
I’m the Devil I can do what I want.
This is a song
For the ladies
….
….(anggap aja lagi nyanyi, abisnya gak hapal saya. Langsung ke Reff-nya aja deh…)
I’m Gonna (tiiiittt)You….
Softly…
I’m .....
Udahan, ah! Lagunya kayak lagu porno. Langsung aja ke posting!
Kali ini saya akan mencoba sesuatu yang beda dari biasanya, mungkin saya blogger pertama di Indonesia yang melakukan hal ini.
Kali ini saya akan membandingkan 2 film, yang berbeda tentunya. Saya selalu memikirkan tentang 2 film ini. Saat di sekolah, nonton TV, bahkan di WC. Mungkin ada yang pernah nonton film Aeon Flux dan Ultra Violet. Jika pernah, anda ingat lagi alur cerita kedua film tersebut.
Saya merasa banyak kesamaan dalam 2 film tersebut, sehingga saya merasa ketika menonton Ultra Violet seperti menonton Aeon Flux, begitu pula sebaliknya. Kesamaan yang saya rasakan adalah sebagai berikut :
1. Film Aeon Flux dan Ultra Violet sama-sama diadaptasi dari sebuah komik.
2. Pemeran utamanya sama-sama cewek ( cantik pula).
3. Genre-Nya sama-sama Action.
4. Sama-sama bertema kepahlawanan atau heroik.
5. Kayaknya wajar-wajar aja, ya ! kalo kesamaannya Cuma sebatas itu doank… tapi yangs selanjutnya pasti udah gak wajar lagi…( yakinlah sumpah…!!)
6. Setting filmnya sama-sama Futuristik ( kalo gak tau artinya, ini lho, artinya lebih melihat bumi di masa depan atau bayangan bumi di masa depan. Masa’ ada HP instan dari kertas yang dibeli di mesin yang kayak mesin Coca-cola. Terus, abis dipake sekali, langsung dibuang. Takut dilacak katanya ( hebat beneh ngeB-nya). Terus ada obat pesan yang kalo diminum, kita bisa dengar dan liat pesan yang disampaikan sama si pengirim pesan ( ndik guna lagi SMS kalo gitu).
7. Judul filmnya sama dengan nama sang tokoh utama. Kayak Aeon Flux, tokoh utamanya Aeon Flux jua namanya. Ultra Violet, tokoh utamanya Ultra Violet jua namanya.
8. Aeon dan Violet sama-sama anggota terbaik dari organisasi mereka masing-masing (organisasinya sama-sama organisasi pemberontak lagi), Yang diperintahkan untuk membunuh seseorang yang penting saat itu. Eh, udah ada kesempatan untuk ngebunuh tu orang, malah berubah pikiran untuk melindungi tu orang. Sampe yang tadinya selalu patuh terhadap perintah organisasi malah melawan organisasinya segala. Apalagi keduanya beralasan bahwa mereka merasa ada yang janggal dengan tugas itu, seakan-akan sudah diatur oleh pihak musuh.
9. Baik Aeon atau pun Violet, sama-sama jago bertarung dengan musuh-musuhnya. Ndik ada yang bisa nandingi kemampuan Aeon atau pun Violet ( saking hebatnya bahkan bos besarnya pun bisa dikalahkan dengan mudah).
10. Ceritanya yang sama-sama terlalu berlebihan membuat orang kadang bingung dan tidak begitu paham alur ceritanya. Sehingga untuk lebih paham ceritanya, kita harus menontonnya lebih dari 1 kali.
11. Yang terakhir, yaitu persamaan yang paling saya sukai. Aeon dan Violet yang diperankan oleh 2 cewek cantik, yaitu Charlize Theron dan Milla Jovovich sama-sama tampil sangat modis dengan kostum yang keren sangat. Aeon dengan kostum hitam dan desain hero-futuristik serta senjatanya berupa hand gun, kemudian Violet dengan kostum jaket kulit dan long pants ketat yang warnanya bisa berubah kapan pun ia mau dan senjatanya berupa pedang. Hair Style-nya pun saya suka ( apalagi hair style-nya Charlize Theron. Mantap!!). Terutama bentuk tubuh mereka berdua hampir sama.
Jadi, bagi anda yang pengen nonton Aeon Flux & Ultra Violet, anda juga pasti akan merasakan persamaan yang saya rasakan pada saat menonton kedua film tersebut. Kalo tidak, ya tidak apa-apa. Dan yang tidak setuju dengan pemikiran saya, ada syair untuk anda. Seperti katanya Satanus di film Tenacious D :
Fuck!!!
Fuck!!!
Fuuuccckkkk………
Yes You are Fuck
Shit out of luck
Now I’m complete and my cock you will sucks
This fuck is my mind
I’m the Devil I can do what I want.








0 komentar:
Posting Komentar